Life, Reportase

Tips dan trik mendapatkan anak laki-laki

Pagi itu, beberapa bulan yang lalu.. di meja makan kantor saat saya bergabung untuk sarapan, telah ada teman saya Seto alias Bhakti yang membantu memperbaiki laptop milik Pak Daryaka, kolega senior di kantor kami dan konfigurasi jaringan di dalamnya.

Sembari saya sarapan dan Seto memeriksa laptop Pak Daryaka, kami ngobrol-ngobrol. Obrolan kami dibuka dengan konsep minimarket sejenis 212 minimarket. Selesai bahasan tentang konsepnya, beralih ke bahasan tentang tujuan jangka pendek dan jangka panjangnya. Tak lupa juga dibahas tentang, kendala, kekuatan, dan kelemahan dalam pengelolaannya selama ini. Yang diharapkan dapat diatasi jika di-manage dengan pemilik saham/modal yang dekat dengan lokasi sehingga dapat lebih sering dimonitoring.

Setelah selesai mengobrol tentang 212 minimarket, obrolan kami beralih. Berawal dari pertanyaan, “Mbak, sudah nikah?” “Sudah pak.” jawab saya. Pertanyaan berlanjut. “Sudah punya anak?” “Alhamdulillah sudah pak. 2” “Laki perempuan?” “Perempuan semua,pak.” “Nah, ini.. pengen punya anak laki-laki ga?” “Mauuuu…” jawab saya semangat.  “Ini ya.. saya mau ngasih tipsnya… ”

Saya dan Seto pun mulai menyimak dengan seksama… hahahahaha

“Jadi laki-laki atau perempuan, itu tergantung kondisi mulut rahim. Jika ingin anak laki-laki, maka kondisi mulut rahim harus basa. Kondisi basa ini dapat diupayakan dengan istri mencapai orgasme. Jadi, suami harus pandai-pandai mengatur irama.”

“Mas Seto, anaknya berapa?”
“Dua pak”
“Laki perempuan?”
“Iya”
“Nah, Mas Seto pasti paham maksudnya.”

Dan Seto tertawa mengiyakan. Saya yang bingung (penasaran), balik bertanya dan minta penjelasan lanjutan.

“Jadi begini mbak, membuat anak perempuan itu paling mudah. Senggol dikit aja, jadi perempuan. Kecenderungan pasangan, biasanya anak pertamanya perempuan. Kenapa? Karena istri cenderung masih malu-malu dan pasif saat pertama kali.”

Seto tertawa lagi.

“Jika anaknya 2 cowok berturut-turut, bisa dipastikan istrinya gampang panas. Gampang orgasmenya. Gampang mencapai puncak.”

“Jika anaknya 2 cewek berturut-turut, kemungkinannya ada 2 : yang pertama itu, istrinya lama panasnya, atau malah istrinya terlalu hot. Jadi suami cepat keluarnya. Untuk yang model begini, jika kemungkinan yang pertama, berarti suami harus sabar. Jangan buru-buru. Lakukan foreplay dan rangsangan yang cukup kepada istri. Agar istri juga bisa orgasme atau mencapai puncaknya. Tapi jika kemungkinan yang kedua, istri harus ngerem sedikit. Atur irama bareng suami. Biar bisa mencapai puncak bareng. Atau istri duluan yang orgasme supaya basa.”

“Begitu mbak.. Coba tanya Mas Seto kesan-kesannya..”

Lalu Seto pun bercerita proses membuat anak keduanya yang lahir laki-laki. Aih.

Pak Daryaka pun melanjutkan..

“Tapi, di sisi lain. Yang tak kalah penting itu adalah membuat suami merasa perkasa di ranjang.  Ini penting. Terkadang ada suami yang ketika di ranjang itu keingetan saat-saat dia diomelin istrinya. Karena mengingat itu dia jadi menciut. Ciutnya kalau sama istri saja. Di luar.. beuugh.. gagah dia. Percaya diri ke cewek-cewek lain. Karena di luar pun dia banyak mendapatkan pujian. Supaya suami merasa perkasa, puji dia. Atau lakukan apa yang membuat suami senang. Kalau istri saya, saking inginnya membuat saya merasa begitu, semua gaji dan ATM nya diberikan ke saya. Saya pun sering ditawari “Mau beli mobil balap lagi?” Jadi, apapun yang suaminya senangi, lakukan saja. Intinya, senangkan suami. Dan buat dia merasa gagah dan perkasa.

Lalu, Pak Daryaka akan melanjutkan bahasan selanjutnya. Tapi, Seto keburu dicariin atasannya. Dan laptop pun telah selesai dikonfigurasi, sarapan saya pun telah habis.

Obrolan semacam ini biasanya dianggap tabu dan saru. Tapi, obrolan kami kali ini dengan Pak Daryaka cukup gamblang, jelas, dan cukup mudah untuk dimengerti. Pertanyaan dari saya pun, dijawab dengan lugas. Tanpa ada suasana saru atau tabu.

Jadi, bahasan tentang seks dan sejenisnya.. jika memang tujuannya untuk pengetahuan dan kebaikan pasangan atau keluarga, why not?

Itulah kenapa, kita harus mengajarkan materi seks yang sesuai dengan usia anak-anak kita, sedari dini. Agar anak-anak kita paham akan diri dan tubuhnya.

Dan, yang mau mencoba-coba tips-tips pengupayaan anak laki-laki atau perempuan, boleh dicoba yaa… hahahaha. Jangan lupa tawakkal ya… Karena Allah lah penentu akhir.

Good Luck!!

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s