Life, Pranata Komputer, Reportase, Teknologi

Bagaimana persiapan untuk mengerjakan soal ujian CAT CPNS?

Rekruitmen CPNS 2017 semakin dekat. Pengumuman resmi dari pemerintah sudah banyak beredar. Peminatnya pun tidak sedikit. Apalagi 3 (tiga) tahun terakhir moratorium penerimaan CPNS diberlakukan. Kini, kran penerimaan CPNS dibuka kembali, banyak formasi yang dibutuhkan.

unnamed
Sumber : Google

Apa saja sih sebenarnya yang perlu disiapkan untuk menghadapi rekruitmen penerimaan CPNS bagi pelamar?

1. Perhatikan dan persiapkan semua dokumen yang dibutuhkan dan disyaratkan, jangan sampai ada yang terlewat.

Karena seleksi awal tes CPNS itu ada pada dokumen, jadi pastikan dokumen yang Anda kirimkan/upload sesuai dengan persyaratan yang diminta dan lengkap. Jangan sampai Anda kalah sebelum bertanding hanya karena ada dokumen yang terlewat.

Selain kelengkapan dokumen, seleksi dokumen ini sangat bergantung dengan IPK dan akreditasi jurusan Anda saat kuliah. Jika IPK Anda minim (masih masuk batas bawah persyaratan), tapi akreditasi jurusan Anda “A”, peluang untuk lolos masih ada.  Jadi jangan khawatir yang IPK nya pas-pasan. Tetap dicoba ya… 🙂

Pada fase seleksi ini, sangat bergantung dengan pelamar lain pada saat itu. Karena hasil pada seleksi akan dilakukan perangkingan, untuk kemudian dipanggil mengikuti ujian tulis. Jika saat itu yang daftar IPK tinggi-tinggi, dengan akreditasi banyak yang A, passing grade-nya pun akan naik. Begitupun sebaliknya. Lalu, akhir dari seleksi ini akan diambil presentase/perbandingan kuota sesuai dengan formasi yang dibutuhkan untuk masuk tahapan selanjutnya (ujiantulis).

2. Membaca materi tentang pemerintahan, Pancasila, dan Undang – Undang

Komposisi ujian Computer Assisted Test (CAT) antara lain :

  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
  • Tes Intelegensia Umum (TIU)
  • Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Untuk mempersiapkan ujian CAT ini, suami saya yang penuh perhatian membelikan saya 2 (dua) buah buku latihan soal-soal CAT saat itu di tahun 2013 tanpa saya minta. Buku-buku itu kini sudah saya berikan ke saudara saya. Yang ingin saya sharing bukan bukunya tapi cara belajarnya.. 😀

Ketika belajar membaca buku-buku tersebut, ada rasa kebosanan yang melanda. Bukan karena isinya, tapi karena saya salah terus menjawab soal-soalnya ketika dicocokkan dengan kunci jawabannya. Hingga saya berasumsi, “Ah, kayanya ini kunci jawabannya deh yang salah.” -ga bisa jawab soal-soal, kunci jawabannya yang disalahin :D-

Jadilah saya tidak lagi belajar mengerjakan soal-soalnya, tapi saya membaca materi yang biasanya disediakan sebelum soal-soal. Kemampuan menghafal dibutuhkan di sini. Tips dari saya,  lebih mudah menghafal dengan cara mencorat-coret kembali apa yang tadi telah dibaca.  Semacam dibuat mind map sederhana. Untuk saya pribadi, terkadang saya sampai hafal di angan-angan lengkap dengan gambaran di pikiran, tulisan itu ada di halaman berada, terletak di sisi kanan atau kiri. -pffft..ini di luar kehendak saya-

Jadi, poinnya adalah membaca materi tentang dasar-dasar pemerintahan, pancasila, amandemen, undang-undang,  dan sejenisnya. Tidak perlu hafal mati, yang penting pernah baca. 🙂 Tapi kalau hafal lebih baik..

Akan ada 35 soal terkait bab TWK ini.

3. Perbanyak kegiatan membaca, mengingat dan memahami kembali rumus matematika sederhana

Komposisi lainnya adalah Tes Intelegensia Umum (TIU). Pada bagian ini materi ujian meliputi kemampuan di bidang verbal, numerik, berpikir logis dan analitis.

Soal-soal di sini relatif mudah sebenarnya. Pertanyaan tentang kemampuan verbal pun rasanya bukan hambatan yang berarti. Karena sehari-hari kita menggunakan komunikasi verbal bukan? 😀

Tips untuk kemampuan verbal : banyak membaca (apa saja), perluas kosakata, gunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar agar menjadi kebiasaan, sehingga tidak kelabakan kalau ada ujian tentang ini :)) dan berlatihlah menulis sesekali. Lebih bagus lagi jika suka menulis.  Itu sudah cukup.

Tips untuk kemampuan numerik : soal-soal yang disajikan di sini sebenarnya soal-soal sederhana. Setara soal-soal SMA ke bawah lah. Relatif mudah. Tapi yang dibutuhkan adalah kecepatan. Kecepatan berpikir dan menghitung.

Tips untuk kemampuan logis dan analitis : untuk bagian ini susah-susah gampang. Tapi yang jurusannya eksak, sepertinya tidak menjadi hambatan berarti. Sudah terlatih berpikir logis, analitisnya akan mengikuti. Untuk yang di luar bidang eksak, sering-seringlah berlatih berpikir logis, jangan terlalu sering menggunakan perasaan #eh :)) Di sini tidak perlu ada rumus yang dihafalkan, asalkan paham konsepnya akan lebih mudah terlewati.

Untuk saya pribadi, alhamdulillah saat mengikuti ujian ini, saya masih aktif mengajar mata kuliah Statistika dan Programming. Jadi, saya tidak ada persiapan khusus untuk belajar ini.

Akan ada 30 soal terkait bab TIU ini.

4. Berlatih konsisten dan menjadi orang baik

Komposisi terakhir soal ujian CAT adalah Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Soal-soal di sini sebenarnya relatif mudah juga. Yang diperlukan adalah kekonsistenan berpikir dan menjawab. Jawaban konsisten tidaklah instan. Butuh latihan dan benar-benar dari hati.

Tips untuk menjawab soal terkait karakteristik pribadi : konsisten dan jawab pilihan sesuai hati.

Akan ada 35 soal terkait bab TKP ini.
Dari ke-3 komposisi ujian di atas, ada persentase ambang batas (passing grade) yang diberlakukan, untuk dinyatakan lolos ke tahapan selanjutnya, yakni :

  1. 60% dari nilai maksimal TKP 175     = 105
  2. 50% dari nilai maksimal TIU 175    =  75
  3. 40% dari nilai maksimal TWK 150    =  70

Meskipun jumlah totalnya tinggi, tapi jika di salah satu komposisinya di bawah passing grade, tetap saja dinyatakan tidak lulus 🙂

 

googlem
Sumber : Google

Semoga bermanfaat!

Selamat datang untuk CPNS mendatang 🙂

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s