Jalan-jalan, Life

Permohonan Visa Schengen Jerman

Beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan berkunjung ke Jerman dengan tujuan menjenguk suami saya yang sedang sekolah di Berlin.

Kali ini saya mencoba berbagi pengalaman bagaimana cara dan tahapan proses permohonan visa schengen dengan tujuan negara utamanya adalah Jerman. Visa schengen ini dapat digunakan di hampir semua negara di Eropa, tapi tidak semuanya.

Semoga bermanfaat…! ūüôā

Tentukan jenis visa

Pertama, terkait jenis visa, ada banyak jenis visa yang ada. Pengajuan permohonan jenis visa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Kalau untuk saya, pilihan jatuh pada visa schengen Рvisit visa/kunjungan. Kenapa? Karena keperluan saya mengunjungi keluarga. Beberapa penjelasan terkait jenis visa ini dapat dibaca pada link berikut :

  1. http://www.jakarta.diplo.de/Vertretung/jakarta/id/01_20Visa_20idn/0-visabestimmungen.html yang berisi penjelasan mengenai ketentuan-ketentuan visa.
  2. http://www.jakarta.diplo.de/Vertretung/jakarta/id/01_20Visa_20idn/01visastelle/schengen__oder__national.html yang berisi penjelasan  mengenai jenis visa apa yang kita butuhkan.

Buat termin permohonan visa

Setelah kita tahu jenis visa apa yang ingin kita ajukan, maka langkah selanjutnya adalah membuat janji atau termin permohonan visa. Ada beberapa lokasi yang bisa dituju untuk permohonan visa schengen, yakni Jakarta, Bali, Medan, dan Surabaya.

jenis visa schengen
visa schengen Рvisit  visa

Informasi terkait lokasi permohonan visa schengen dapat dilihat di http://www.jakarta.diplo.de/Vertretung/jakarta/id/01_20Visa_20idn/01visastelle/Wo-beantrage-ich-idn.html.

Permohonan Visa Schengen tidak hanya dapat diserahkan di Kedutaan Jerman, melainkan juga dapat diserahkan pada ketiga Konsul Kehormatan Republik Federal Jerman di Indonesia. Mereka adalah Konsul Kehormatan di Medan / Sumatera, di Surabaya / Jawa Timur dan di Sanur / Bali. Informasi lebih lanjut dapat dibaca pada lembar keterangan untuk pengajuan Visa Schengen.

Visa Nasional hanya dapat dikeluarkan oleh Kedutaan di Jakarta.

Karena saya berdomisili di Bogor, lokasi terdekat ada di Kedutaan Jerman РJakarta. Janji pertemuan untuk keperluan permohonan visa schengen ini dapat dilakukan sendiri melalui internet pada link berikut: https://service2.diplo.de/rktermin/extern/choose_realmList.do?locationCode=jaka&request_locale=en.

sekitar bundaran HI – dekat kedutaan Jerman

Bagi semua permohonan Visa di Kedutaan, Anda membutuhkan suatu janji pertemuan, yang mana dapat Anda reservasi sendiri melalui Internet. Untuk mengakses sistem reservasi kami, Anda dapat membuka tautan berikut:

Appointment-System of the German Foreign Office

Setiap paspor yang akan diajukan untuk mendapatkan visa, masing-masing harus membuat termin tersendiri. Artinya, sebagai contoh, saya akan berangkat dengan 2 anak, jadi termin dibuat untuk 3 orang. Termin untuk anak saya yang pertama, yang kedua, dan untuk saya sendiri.

notifikasi termin
notifikasi pengajuan termin ke email

Tips : datanglah tepat waktu sesuai jadwal yang tertera di termin.  Karena jika Anda terlambat maka Anda akan dilayani setelah semua termin pemohon hari itu selesai jika waktunya masih ada, kalau tidak ada waktu yang tersisa,  Anda tidak akan dilayani dan dipersilakan membuat termin lagi. Oiya, jangan lupa cek hari libur kedutaan di : http://www.jakarta.diplo.de/Vertretung/jakarta/id/03_20Botschaft_20idn/Oeffnungszeiten/seite-feiertagsregelung-2017.html agar Anda tidak membuat janji di hari libur.

terminemail
isi notifikasi termin di email

Persiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan

Setelah membuat perjanjian/termin, selanjutnya saya sarankan, sebaiknya Anda melakukan reservasi tiket pulang pergi. Kenapa hal ini perlu dilakukan? Untuk memastikan bahwa Anda benar-benar melakukan kunjungan, bukan untuk tinggal atau bekerja di negara tujuan. Untuk Jerman, saat ini momennya sedang kedatangan banyak pengungsi, jadi pihak mereka lebih ketat dalam proses permohonan visa dan pengecekan saat di imigrasi.

Sebagai info, saya sempat tertahan di imigrasi karena suami saya memiliki visa tinggal. Saya pun berangkat ditemani kakak ipar perempuan saya yang juga memiliki visa tinggal. Saya beserta anak-anak ditengarai pihak imigrasi ingin menyusul keluarga dan ikut tinggal juga. Dengan menunjukkan tiket kembali ke Indonesia yang statusnya sudah confirmed dari pihak maskapai, maka saya dan anak-anak bisa lolos dari imigrasi di Jerman.

Tapi untuk keperluan permohonan visa di awal ini, booking tiket tidak perlu langsung dilunasi kok, ada time limit pembayaran tiket yang waktunya cukup lama, sekitar 2 bulan. Jadi kalau permohonan visa kita ditolak, tidak ada masalah. Kita tidak rugi. Kita baru beli tiket sebenarnya nanti pas ada kepastian permohonan visa kita disetujui atau ditolak.

Tips : Anda dapat¬†booking tiket ini ke agen perjalanan yang tidak mengikat. Tidak mengikat dalam artian Anda tidak harus beli tiketnya nanti ke agen ini ketika visa disetujui. Sehingga Anda lebih fleksibel dalam membeli¬†tiket nantinya. ¬†Cari yang murah dan nyaman.. ūüôā Karena perjalanan jauh, dan lama. Apalagi seperti saya yang melakukan perjalanan dengan membawa anak-anak.

Lalu, selain bukti booking tiket PP,  dokumen apa saja yang perlu dibawa?

Lihat daftar dokumen yang disyaratkan di (downloadC1id__Visa_Schengen.pdf).

Cetak dan copy sesuai syarat yang diminta untuk masing-masing paspor. Jadi masing-masing paspor mempunyai dokumen permohonan tersendiri.

Untuk penyerahan berkas, yang dilakukan sesuai termin yang sudah dibuat, pemohon anak-anak tidak perlu ikut ke kedutaan. Pemohon visa pertama kali wajib datang untuk rekam sidik jari. Dan pemohon visa yang pernah mengajukan visa sebelumnya, dapat diwakilkan dengan surat kuasa.

Berikut daftar dokumen yang saya lampirkan kemarin:

  1. Formulir isian
    • Visumantrag_AINI_201611280103.pdf, semua halaman 1 rangkap
    • Visumantrag_HUSNA_201611280006.pdf,semua halaman 1 rangkap
    • Visumantrag_HANIFA_201611280012.pdf,semua halaman 1 rangkap
  2. Lembar pernyataan ‚Äď jadwal perjalanan
    • H3__Pemeriksaan__Lembar_perjalanan_KOSONG.pdf, 3 rangkap
  3. Pas Foto, @2 lembar total 6 lembar
  4. Paspor, 3 buah
  5. Polis Asuransi (saya daftar dan bayar online via AXA Mandiri untuk yang tipe family )
    • Polis Asuransi.pdf, halaman 1-5, copy 3 rangkap
  6. Akta Kelahiran Husna dan Hanifa, asli dan copy @1 rangkap
  7. Uang 60 euro (konversi ke Rupiah. Di kedutaan Jerman ada ATM BCA)
  8. Dokumen pendukung :
    • Paspor dan visa suami
    • Surat keterangan studi suami
    • Surat undangan dari suami (dalam bahasa Jerman dan bahasa Indonesia)
    • Laporan keuangan suami
    • Surat keterangan beasiswa¬†suami
  9. Akta nikah dan kartu keluarga, asli dan fotocopy 1 rangkap
  10. Komunikasi email terkait rencana kunjungan
  11. E-mail booking termin ke kedutaan
  12. Contoh isian formulir manual yang tanpa sistem (musterantag dkk)
  13. Fotocopy Rekening tabungan 3 bulan terakhir
  14. Fotocopy kartu kredit
  15. Surat keterangan kerja
  16. Surat keterangan gaji
  17. Fotocopy sertifikat rumah (jika ada)

Setelah diserahkan di loket penerimaan berkas di kantor kedutaan Jerman dan melunasi pembayaran, Anda akan dapat jadwal pengambilan paspor. Oiya, pas diserahin di loket, berkas dikeluarkan dari map. Berkas-berkas yang sekiranya tidak diperlukan atau berlebih, akan dikembalikan. Biaya permohonan visa schengen untuk dewasa sebesar 60 euro dikonversi menjadi Rp 880.000,- sedangkan untuk anak-anak saya yang berusia 5 tahun dan 1 tahun masih Rp 0,-

visa
bukti untuk pengambilan paspor dan visa

Berapa lama proses permohonan visa schengen ini?

 Pengambilan paspor dan visa

Sebagai contoh, saya mengajukan permohonan di termin pada tanggal 29 November 2016, visa sudah dapat diambil pada tanggal 2 Desember 2016. Dengan catatan semua berkas permohonan Anda tidak ditolak.

Ketika tiba waktu pengambilan paspor dan visa, saya mengajak anak saya yang pertama. Karena dia nanya terus, kedutaan Jerman itu seperti apa. Dia sudah tidak sabar untuk bertemu sang Ayah. Jadi, hal-hal yang berbau Jerman dia ingin tahu.

20161202_135527Jadilah pada saat tiba waktunya pengambilan paspor dan visa ini, saya membawa anak ini. Sayangnya, waktunya berbarengan dengan aksi demo 212 dan hujan. Stasiun penuh sesak. Saya naik kereta dari Stasiun Bojong Gede menuju Stasiun Sudirman. Dari Sudirman saya naik ojek online, pulangnya saya  jalan bersama para pendemo yang menuju stasiun. Mau naik ojek juga tidak bisa, karena jalanan penuh orang.

tiket KRL

Setiba di kedutaan Jerman, saya terlambat datang dan kedutaan hanya buka setengah hari. Sehingga saya pun harus kembali lagi keesokan harinya. Tapi, sebenarnya untuk pengambilan paspor dan visa ini waktunya lebih fleksibel. Asal tidak terlalu lama. Dan saya pun kembali ke sana sendirian tanpa membawa anak lagi. Hahahaha.. Kasian kalau harus berdesakan di KRL.

20161202_140015
background demo 212

Memang butuh sedikit perjuangan dan kesabaran. Tapi itu bagian dari proses. ūüôā

Semoga postingan ini membantu Anda yang sedang atau berencana melakukan perjalanan ke Eropa.. Enjoy!

Advertisements

2 thoughts on “Permohonan Visa Schengen Jerman”

  1. Halo tante indah ūüôā
    Om andreo ikut corat coret nih ya..
    Oia, katanya bisa lebih mudah dapetin visa visit krena keluarga kita ada yg stay disana ya( misal pean, kan mas yusa tinggal dsana)
    Kalo kami yg mau ksana, apa juga semudah itu ngajuin visa nya?

    1. Halo om andreoooo
      Visa visit atau visa wisata relatif lebih mudah dsetujuinya.. asalkan berkas2nya lengkap.. dan sebaiknya dilampirkan booking tiket PP.. untuk meyakinkan mereka kl kita kembali ke Indonesia. Yang agak rumit itu ngajuin visa tinggal..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s