Life

Menjadi PNS

Tidak pernah terbersit dalam hati dan pikiran bahwa kelak saya ingin atau bercita-cita menjadi PNS. Saya ikut ujian tes masuk CPNS untuk pertama kalinya pada tahun 2009. Pada tahun itu status saya sudah bekerja di Jakarta. Saya mohon izin pulang ke rumah untuk ujian ini kepada atasan. Saat itu saya belajar sungguh-sungguh. Membaca kumpulan soal-soal dan latihan soal berhitung. Karena saya tidak ingin mengecewakan orang tua.
Beberapa hari sebelum ujian, kartu ujian terkirim ke rumah dengan sekilas info kalau ingin lulus ujian dengan kriteria lulusan D3 itu sekian puluh juta dan S1 sekian puluh juta. Kami sekeluarga abai terhadap info ini, karena niatnya hanya mencoba. Kalau lulus alhamdulillah, kalau tidak ya tidak apa-apa. Tidak memaksakan.
Akhirnya saya ujian dan saya yakin dapat mengerjakannya. Ujiannya hanya 1 kali. Lalu setelahnya pas pengumuman, saya dinyatakan tidak lulus. 😁  Beberapa saudara, kolega ada yang bertanya, “Lulus?”  Tanpa saya jawab pun mereka sudah tahu jawabannya. Mereka pun menimpali, “Mana mungkin lulus, lha wong ga bayar.” Mereka pun lalu bercerita, beberapa orang yang lulus dan embel-embel cerita lainnya.

Sejak saat itu, bagi saya menjadi PNS adalah sebuah kemustahilan.

Setelah itu ada moratorium rekruitmen CPNS.
Untuk sementara waktu tidak ada lowongan CPNS kecuali untuk instansi tertentu. Selama masa moratorium itu saya 2 kali berpindah tempat kerja. Bukan saya tidak menyukai pekerjaannya. Saya senang menjadi programmer, banyak hal yang dapat saya pelajari di sana meskipun skill saya sangat minim. Saya pun senang mengajar, karena saya memang suka mengajar. Semenjak kuliah saya sesekali mengajar mata kuliah kalkulus, baik privat atau barengan. Meskipun skill mengajar saya juga sangat sangat minim sekali. 😁 Saya pindah, lebih karena alasan keluarga.

Saat itu saya sering berkunjung ke kantor ini. Namanya masih Bakosurtanal, karena suami saya lebih dahulu bekerja di kantor ini. Saat ini namanya berganti menjadi BIG. Saya pun sebenarnya sudah lebih dahulu jatuh hati dengan spasial ketimbang suami saya, padahal saya tidak mendapat mata kuliah tentang spasial. Mungkin pengaruh saya suka nonton film detektif. 😅 Oleh karena itu saya ambil topik tentang spasial untuk skripsi. Setiap kali datang ke kantor ini pun, suami suka ngecengin.. “Ciye.. kantor mama.. Ga pengen kerja di sini?” tanyanya sambil cengar cengir karena ia tahu saya suka spasial. Dan hal itu berlalu beberapa tahun kemudian.

bakos

Hingga tiba saat moratorium dicabut dan diadakan kembali rekruitmen CPNS pada tahun 2013. Suami saya, orang tua dan mertua menyarankan saya untuk ikut. Suami pun menyatakan dukungannya. Saat kami pergi ke Botani, dia izin pergi sebentar. Ternyata untuk membelikan saya buku latihan soal-soal ujian CPNS. Saya sampai terharu. 😍Di rumah pun suami saya bersedia mengawasi dan memenuhi kebutuhan anak pertama kami saat mulai merajuk ke saya. “Sini sini.. sama ayah saja. Mama mau belajar dulu.” Padahal saya bingung mau belajar apa. 😅 Belajar soal2nya sering jawab salah, tidak sama dengan kunci jawabannya. Akhirnya saya memutuskan utk membaca materi tentang undang-undang di 2 buku tadi. Untuk berhitung, saya terbantu krn masih mengajar mata kuliah tentang Statistika. Saya mendaftar di 2 instansi yakni LAPAN dan BIG. Karena yang kantornya ada di Bogor. Saat itu LIPI Cibinong tidak ada formasi Pranata Komputer. Saya lolos di kedua instansi tadi untuk ujian tulis CATnya.

Saat itu ujian CAT untuk BIG di BKN Jakarta, dan selanjutnya ujian CAT untuk LAPAN di kantor LAPAN yang di Rawamangun. Setelah ujian CAT dinyatakan lulus, masih ada tes lanjutannya, yakni Tes Kemampuan Bidang (TKB) dan Tes Psikotes. Karena tes TKB untuk BIG dan LAPAN jadwalnya bentrok, akhirnya diputuskan melanjutkan ujian yang di BIG dengan beberapa pertimbangan. Alhamdulillah akhirnya dinyatakan diterima setelah melewati lulus untuk semua ujiannya.

Tidak ada pungutan biaya sepeserpun selama saya ikut ujian rekruitmen CPNS ini sampai sy dinyatakan diterima. Sy pun tidak menyangka bakal diterima, dengan rasa kemustahilan yg sudah tertanam lebih dahulu. Saat itu, sy tidak meminta untuk diterima, sy hanya meminta yang terbaik menurut Allah.

Sekarang pemerintah mulai berbenah, rekruitmen CPNS sudah banyak yang transparan dan bersih. Tidak ada KKN. Jadi, bagi teman2 yang ingin mengetahui seperti apa keadaan pemerintahan kita dengan birokrasi organisasi di dalamnya, yuuk daftar jadi CPNS.
Jangan takut bersaing jika punya keahlian, karena pemerintah pun sudah memberikan ruang untuk bersaing sehat.

big

#SelamatHariInformasiGeospasial

#SelamatUlangTahunBIG

#BIG47Tahun

#BIGPenuhHarapan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s