Life

Menenangkan Hati dengan Al Qur’an

Bismillaahirrohmaannirrohiiim

Entah kenapa, akhir-akhir ini saat saya merasa hati sedang gundah gulana, gelisah, seperti ada rasa marah yang terpendam, padahal saya merasa tidak sedang marah.
Dalam keadaan seperti ini, yang saya inginkan adalah tidur dengan ada orang di dekat saya. Tak perlu bercerita apa-apa. Cukup tidur dengan ditemani seseorang atau banyak orang.  Alhamdulillah, sejak masuknya anak baru di kosan, yang namanya jg sama dengan saya, Indah, kita sesama penghuni kosan bisa saling bertandang ke kamar penghuni yang lain. Apalagi dengan adanya pertandingan piala dunia 2010 ini, kami terkadang nonton dan begadang bareng di salah satu kamar.
Jadi, saat hati saya sedang gelisah, maka saya mengetuk salah satu pintu kamar, bilang kalau saya lagi banyak pikiran dan ingin tidur ada temannya. Alhamdulillah, mereka bersedia menampung saya.
Tiap kali mengungsi, maka kasur, bantal dan guling saya ikut mengungsi. 🙂
Ketika berada di kantor, yang dapat menenangkan hati saya adalah bacaan Al Qur’an. Entah kenapa setiap kali selesai membacanya, saya menangis. Dan setelah menangis tadi, hati saya sedikit merasa lebih ringan. Rasanya tidak perlu lagi mencurahkan hati pada orang sekitar kita. Mungkin ini harus dibiasakan. Karena orang yang membuat saya nyaman bercerita sepertinya bukan orang yang tepat. Rasa kagum dan nyaman itu menghilang seketika. Sedangkan teman bercerita saya di kantor dulunya, sekarang sudah pindah meja kerja di kantor yang berbeda.
Dan saat ini seseorang yang bisa membuat saya bercerita bebas dengannya, rasa kagum yang tidak pernah hilang, suaranya yang menenangkan, dialah Muhammad Hasannudin Yusa’, calon suami saya (insyaAllah 2 bulan lagi kita menikah__amiiin).

__Ya Allah, mantapkanlah hati hamba dan berikanlah petunjukMu__

Advertisements

2 thoughts on “Menenangkan Hati dengan Al Qur’an”

  1. memang, menenagkan hati itu dengan banyak cara, yaitu dengan membaca alquran, tapi adakan cara yang lebin spesifik lagi, sebab bagai mana membaca alquran apabila sedang kerja di lapangan, dengan kondisi cuaca panas, perut yang lapar, dan hati yang kadang – kadang juga ikut panas,…..bagaimana yah solusinya???? apabila temen ada pengalaman yang dapat memberikan saya solusi tolong kasih tau yah … terimakasih, assallamuallaikum waroh matullah hiwabarokatuh,…..wassallam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s